Liburan Berujung Petaka, Toyota Ayla Alami Rem Blong di Jalur Bromo

Kondisi mobil toyota ayla setelah mengalami kecelakaan akibat rem blong di lintasan wisata gunung bromo
HALOPROBOLINGGO.COMKecelakaan lalu lintas terjadi di jalur wisata Gunung Bromo, tepatnya di Jalan Raya Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Minggu (2/8/2026) sekitar pukul 08.00 WIB.

Sebuah mobil rental Toyota Ayla berwarna kuning bernomor polisi AG 1244 GD diduga mengalami rem blong saat melintasi jalan menurun. Kendaraan tersebut kemudian menabrak sebuah mobil pikap putih dari arah belakang hingga terdorong dan menghantam tembok bangunan di tepi jalan.


Toyota Ayla itu ditumpangi tiga pemuda, yakni Yudi (19), warga Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Dika (18), asal Bali, dan Fauzi (19), asal Kalimantan. Ketiganya diketahui baru pulang berlibur dari kawasan wisata Gunung Bromo.


Akibat benturan keras tersebut, bagian depan Toyota Ayla mengalami kerusakan parah. Sementara mobil pikap mengalami kerusakan pada bagian belakang dan depan setelah menghantam tembok.


Yudi, pengemudi Toyota Ayla, mengaku kendaraannya mengalami kegagalan fungsi pengereman saat melintasi jalan menurun.


“Kami tidak ngebut, Pak. Tapi mobil kami remnya blong. Sampai di bawah dekat Puskesmas Sukapura, kami akhirnya menabrak mobil pikap putih itu,” ujar Yudi saat menjalani perawatan di Puskesmas Sukapura.


Mobil pikap tersebut dikemudikan Marjoko yang saat itu bepergian bersama istrinya, Sri Handayani, dan anak mereka, Edo. Ketiganya berada di dalam kendaraan saat insiden terjadi.


Marjoko mengatakan mobilnya ditabrak dari arah belakang pada sisi kiri hingga kehilangan kendali.


“Mobil saya ditabrak dari belakang sebelah kiri sampai oleng, lalu menghantam tembok toko. Anak saya mengalami patah tulang, sedangkan istri saya mengalami luka cukup parah di bagian kepala,” ungkapnya.


Usai kecelakaan, ketiga pemuda yang berada di dalam Toyota Ayla sempat menjadi sasaran kemarahan warga di lokasi. Beruntung, petugas segera mengamankan dan mengevakuasi mereka ke IGD Puskesmas Sukapura sehingga terhindar dari aksi main hakim sendiri.


Salah seorang saksi mata, Ade, warga Lamongan, mengaku hampir menjadi korban sebelum tabrakan terjadi. Menurutnya, mobil Ayla melaju dari arah atas dengan kecepatan cukup tinggi sambil terus membunyikan klakson.


“Dari atas mobil itu hampir menabrak saya juga. Klaksonnya dibunyikan terus dan lajunya cukup kencang,” katanya.


Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, tiga penumpang mobil pikap mengalami luka serius dan harus menjalani perawatan medis. Sementara itu, tiga penumpang Toyota Ayla hanya mengalami luka ringan.


Selain menyebabkan enam orang mengalami luka-luka, kecelakaan di jalur turunan menuju kawasan wisata Gunung Bromo itu juga mengakibatkan kerusakan berat pada kedua kendaraan. Kerugian material akibat insiden tersebut diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.


Petugas kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan. Dugaan sementara, insiden dipicu oleh kegagalan fungsi sistem pengereman pada Toyota Ayla saat melintasi jalur menurun. (Ndy/Red)

Lebih baru Lebih lama